Receive the update to your inbox? click here
Prosthetic

How the prosthesis for Transtibial amputees with short stumps might be improved?

Short stump of Transtibial amputee is one of the difficulties of the Prosthetic management. Many complications such as short lever arm abducted and hyper extended stump which might be accompanied with mediolateral instability challenging Prosthetist to improve the Prosthetic treatment, to achieve better result for the patient. Several Factors such as pressure distribution, socket design, suspension, and Alignment of the Transtibial Prosthesis are to be considered.

Orthotics

Lower Limb Orthotics

A lower limb orthosis is an external device applied or attached to a lower body segment to improve function by controlling motion, providing support through stabilizing gait, reducing pain through transferring load to another area, correcting flexible deformities, and preventing progression of fixed deformities. Orthosis is the medical term for what most people would refer to as a brace or splint. Orthoses generally are named by the body regions that they involve.

Kuspito Orthopedic Aids

Outcome of Different Orthotic Techniques For The Management of Plantar Fasciitis

Excessive load and tension at the point of insertion of plantar fascia lead to inflammatory condition known as plantar fasciitis (PF). Plantar fasciitis is a major cause of the pain at the plantar aspect of the heel; the common site of pain is the medial tubercle of calcaneus.. Read more for the Orthotic Treatment

June 08, 2009

Video Pasien dengan kaki Palsu bawah lutut

patient coming



patient stump movie




coordination test By Nur Rachmat P&O


Upper Limb Assessment 1


Upper Limb Assessment 2


Upper Limb Assessment - grip strength 2



Upper Limb Assessment - grip strength


Lower Limb Clearance Test - FABER Test



Hip joint Assessment - Thomas test


Hip joint Assessment - OBER tes


Hip joint muscle assessment - Flexion


Hip joint muscle assessment - Extension


uccess Hip joint muscle assessment - Abduction and adduction


Knee joint Assessment - muscle grade - knee Extension and flexoion


Knee joint Assessment - muscle ROM - knee Extension and flexoion


Knee Joint ROM Assessment Extension and Flexion ROM


Knee joint stability test - Anterior prosterior Knee Draw Test - and Sensation test



Patient able to donning or fitting the prosthesis by him self


Gait Analysis Sagital View - By Nur Rachmat


Gait Analysis Frontal View - By Nur Rachmat


Gait Analysis Sagital View - with walking Aids


Gait Analysis Frontal view - climbing the stairs


→ Video Pasien dengan kaki Palsu bawah lutut

Help The Disable People - Facebook Group - Ayo Gabung..

Sering kali kita jumpai orang-orang cacat. kadang ada yang cacat sejak lahir, maupun karena sesuatu hal mereka menjadi cacat. ada sebagian dari mereka yang mampudan segera mendapatkan perawatan. tapi tidak sedikit pula yang karena kurangnya informasi, sehingga kecacatan mereka menjadi lebih parah.
Tugas kita sebgai manusia, adalah untuk saling membantu. bantuan tidak selalu berarti uang, tetapi walau hanya dengan berbagi informasi tentang apa yang kita tau, kita akan dapat meringankan mereka.
sebagai contoh;
1. Dokter, teman-teman yang beprofesi sebagai dokter, bisa sharing info tentang cara-cara mencegah kecacatan, dan obat yang diperlukan.
2. OP, teman-teman yang berprofesi sebagai OP (Prosthetist Orthotist) bisa sharing info tentang penggunaan alat-alat bantu prosthesis dan orthosis. sehingga kecacatan bisa dikoreksi ataupun dicegah
3. Fisioterapi, bisa sharing info tentang perawatan dengan metode fisio
4. Okupasi Terapi, sharing info tentang terapi okupasi yang diperlukan
5. Perawat, sharing info tentang perawatan "disable people"
6. Bidan, sharing info tentang melahirkan yang benar, karena banyak kecacatan yang mungkin terjadi karena kekurang tauan kita
7. profesi yang lain, sharing info dan ide, semua infomasi diperlukan dari semua pihak.
8. Orang Umum, bisa sharing tentang masalah yang dihadapi, sehingga bisa didskusikan, dan medapatkan solusi terbaik
9. Orang-orang Cacat "the Disable People", bisa sharing dan meminta info maupun advised tentang kesulitan yang dihadapi.



Bukankan dengan cara ini kita bisa membantu mereka?
kita juga bisa saling belajar dan menambah pengetahuan.

Kalau bukan Kita, Siapa Lagi???

Mari bergabung dan berusaha membantu orang-orang cacat dengan kemampuan yang kita miliki. Dengan diskusi dan sharing info, kita bisa membantu mereka. Join with us. help the disable people.
Gabung dan share dengan teman teman yang lain di Facebook.



Ayoo gabung

"Help The Disable People" Facebook Group


Regards,
Nur Rachmat
Prosthetist Orthotist

→ Help The Disable People - Facebook Group - Ayo Gabung..

June 07, 2009

Seputar Ortotik Prosthetik - pengenalan profesi - info kaki palsu dan alat bantu untuk kecacatan

Ortotik Prostetik, atau dalam bahasa Inggrisnya Orthotic and Prosthetic mungkin suatu ilmu yang kurang dikenal di Indonesia. tetapi didunia Internasional, ilmu ini sudah berkembang pesat. Ilmu yang mempelajari anatomy tubuh manusia, dan patologi yang menyebabkan kecacatan pada manusia, dan dikombinasikan dengan ilmu Biomekanik, yaitu tentang force atau tekanan dan ilmu mekanik tubuh manusia, untuk selanjutnya diberikan alat bantu maupun alat ganti yang sesuai dengan kebutuhan dan kekurangan tubuh manusia.

sebagai contoh, jika ada orang yang kehilangan kaki, maka seorang prostetis ortotist mampu untuk memberikan alat bantu bagi orang buntung tersebut, yang sesuai dengan kebutuhan manusia, yaitu untuk berjalan. sudah tentu kaki palsu yang dibuat tidak sempurna seperti kaki pemberian tuhan, tetapi dengan majunya teknologi dan medik, kaki palsu bisa memberikan fungsi yang dibutuhkan manusia dengan kakinya. berikut ini akan kami ulas mengeni istilah- istilah dan segala sesuatu yang menyangkut mengenai ilmu ini.

Ortotik : ilmu teknik dalam bidang medis yang mempelajari tentang pembuatan alat bantu penyangga(penguat) anggota gerak tubuh/ tubuh yang mengalami layuh, lemas, lumpuh, atau cacat karena suatu sebab, mulai dari anamnese, assessment, penegakan diagnosa, fabrikasi (pembuatan), fitting (pemasangan), hingga finishing (penyelesaian), untuk kemudian diberikan kepada pasien yang membutuhkannya.


Ortose/ Ortesa / Orthosis : alat bantu penyangga tubuh/ anggota gerak tubuh yang layuh, lumpuh, atau cacat.

Orthosis dibagi dalam 3 jenis, berdasar atas bagian dari tubuh manusia.
Orthosis Anggota Gerak Atas
orthosis ini diberikan kepada orang yang
mengalami kecacatan atau kelumpuhan pada anggota gerak atas, yaitu lengan dan tangan.
contoh orthosis anggota gerak atas:

STATIC COCK UP SPLINT
ortose yang di gunakan pada tangan yang mengalami drop hand yang memungkinkan jari-jari tangan tidak bisa bergerak

COCK UP SLINT DYNAMIC
ortose yang di gunakan pada tangan yang mengalami drop hand yang memungkinkan jari-jari tangan bisa bergerak

Elbow Brace
Kegunaan :
Ortose digunakan untuk penguat sendi siku, ortose pada AGA

ARM CORSET
stabilitasi lengan bawah karena fraktur

NIGHT SPLINT
untuk tangan yang mengalami drop hand tetapi digunakan pada malam hari

dan masih banyak lagi jenis2 orthosis yang lain.

2.Orthosis Anggota Gerak Bawah

orthosis ini diberikan kepada orang yang mengalami kecacatan atau kelumpuhan pada anggota gerak bawah, yaitu paha, betis dan kaki.
contoh orthosis anggota gerak Bawah:

HKAFO
(Hip Knee Ankle Foot Orthosis)
Kegunaan :
Ortose yang digunakan pada anggota gerak bawah yang seluruhnya mengalami Kelayuan

KAFO
(Knee Ankle Foot Ortosis)
Kegunaan : pd pasien dengan kelainan panjang tungkai, folio

AFO
(Ankle Foot Orthosis)
Kegunaan :
Ortose yang digunakan untuk koreksi kecacatan pada daerah ankle&foot yang mengalami droop foot

FO (Foot orthosis)
Kegunaan :
Ortose yang digunakan untuk koreksi kecacatan padatelapak kaki

Orthopaedic Shoes / sepatu Ortopedi
Kegunaan : Mengoreksi kelainan kaki yang cacat, seperti flat foot,menetralisir dari kaki yg valgus/varus

berikut ini saya utarakan tentang sepatu ortopedi

Komponen Sepatu
Sole
Bagian bawah dari sepatu,terdiri dari:
-Outer sole
-Inner sole
Heel
Ditempelkan pada outer sole dibawah tumit

Upper
Merupakan bagian atas sepatu yg tdd:
- VampàBag. depan dari upper yg menutupi jari, tdd:
1. tounge
2. throat
3. lace stay
4. toe box
- quarteràBag. Belakang sepatu
-Closureàpenutup sepatu,tdd:
1. Adjustable
2. Non adjustable

Tipe Sepatu
Berdasarkan tinggi quarter,tdpt 3 mcm:
Low quarter shoes = oxford shoes,tinggi 1 inci dibawah maleolus
High quarter shoes = chukka shoes,quarter menutupi maleolus
Boots = * quarter 2 inci/lebih dari maleolus
* memberikan kestabilan mediolateral sendi kaki dan ankle

Berdasarkan tipe throat, tdpt 3 mcm:
Blucher Type = lace stayàtidak dilekatkan pada vamp
Bal Type (balmoral) = lace stayàditempelkan pada vamp
Surgical shoes = lace to toe shoesàseluruh kaki sampai jari terlihat

Modifikasi Sepatu

Fungsi Sepatu:
• Melindungi kaki dari permukaan kasar, cuaca dan lingkungan
• Menopang kaki selama berdiri dan berjalan
• Memperbaiki fungsi dan kenyamanan

Tujuan Koreksi:
Mengurangi rasa nyeri
Support profilaksis,unt prefensi thd deformitas yg progressif
Substitusi mekanik pd hilangnya gerakan

Metode modifikasi

Internal
àLebih efektif,dapat dipindahkan tetapi kurang dt ditoleransi
1. Arch support,
Bfx u/ : -menopang arkus longitudinal yg lemah
-mbtx kesegarisan yg baik, dengan mengelevasi medial/lateral aspek
a) Steel shanks, adl besi pengisi shanks yg digunakan untuk menopang arkus longitudinal yg lemah
b) Cookie
c) Scapoid pad
d) Medial longitudinal arch support
e) Lateral longitudinal arch support

2. Metatarsal pad
àdiberikan utk mengurangi tekanan pada metatarsal head II-III-IV
3. Sesamoid/dancer’s pad
àutk menopang metatarsal head I pada kasus metatarsalgia
4. Heel elevation
Bila lebih dari ¼ inci, mk elevasi ditempatkan diluar
5. Cushion inner heel
6. Levy insole/inlay
àdiberikan pada kasus hallux valgus dan dipasang pd insole

Eksternal
1. Wedge,
dibuat dr kulit yg diletakkan dibawah sole/tumit pada sisi medial / lateral
a) Thomas heel wedge,
-adl perluasan heel ke antero medial, dg bag.lateral tepat dibwh maleolus lateralis
-bfx u/ :* menopang arkus longitudinal medial yg lemah
* menetralisir posisi pronasi/valgus
* memindahkan berat badan kesisi lateral
b) Reverse Thomas Heel,
-perluasan heel sepatu ke antero lateral
-Bfx u/ : * menopang arkus longitudinal lateral yg lemah
* menetralisir varus/suprinasi
* memindahkan berat badan kesisi medial


2. Shank Filler
àdiperlukan utk menopang arkus longitudinal lateral/medial, dg mengisi kekosongan antara lantai dg arkus longitudinal sepatu
3. Flanges/flare out,
-adl memperluas sisi lateral/medial dari sole/tumit
-tujuan utk memperbaiki stabilitas sendi
4. Elevasi pada sole dan tumit,
-digunakan utk: * penyesuaian tinggi kaki sehingga pelvis rata
* mengurangi tekanan pada hind foot, dg memindahkan berat ke metatarsal
5. Metatarsal bar,
-ditempelkan secara transversal pada outer sole metatarsal head
-berguna utk mengurangi tekanan dan nyeri pd daerah tsb
6. Rocker bar,
-dari metatarsal head meluas ke bagian depan jari
-utk mengurangi tekanan pd metatarsal head dan MTP yg nyeri pd waktu push off
7. Denver bar,
-utk menopang metatarsal
-ditempelkan pd metatarsal head dan meluas sampai ke sendi tarsometatarsal
8. Cushion,
-berguna utk mengurangi nyeri pd tumit/calcaneus
-terbuat dari soft rubber/bahan yg kompresibel
-terdapat 2 tipe: * inner cushion
* SACH (Solid Ankle Cushion Heel) : sering digunakan bersama rocker bar, utk meminimalkan gerakan sendi ankle pada rigid foot




3.Orthosis Spinal
Boston Brace
Kegunaan :
Ortose yang digunakan sebagai penguat vertebra yang mengalami scoliosis

Cervical collar
Kegunaan :
Ortose yang digunakan untuk penguat pada leher

Jewett Hyperextension Brace
Kegunaan :
Ortose yang digunakan pada vertebra yang mengalami kifosis

Millwaukee Brace
Kegunaan :
Ortose yang digunakan untuk koreksi scoliosis agar mencapai posisi anatomi


dan masih banyak lagi jenis2 orthosis yang lain. bisa lihat disini atau disini

Prostetik : ilmu teknik dalam bidang medis yang mempelajari tentang pembuatan alat bantu pengganti anggota gerak tubuh yang hilang akibat amputasi, atau cacat bawaan mulai dari anamnese, assesment, penegakan diagnosa, fabrikasi, fitting, hingga finishing, untuk kemudian diberikan kepada pasien yang membutuhkan.

Protese/ protesa / Prosthesis : alat bantu pengganti anggota gerak tubuh yang hilang sebab amputasi atau cacat bawaan. sering disebut kaki palsu, atau tangan palsu

Prosthesis dibagi dalam 2 jenis, berdasar atas bagian dari tubuh manusia.

1. Prothese Anggota Gerak Atas
yaitu alat ganti anggota tubuh bagian atas, lengan atau tangan. sering disebut tangan palsu.

contohnya:

Shoulder disarticulation prosthesis
INDIKASI : Aputasi pada anggota gerak atas tepat pada bahu/shoulder

ABOVE ELBOW PROSTESIS
INDIKASI : Amputasi anggota gerak atas tubuh, pada posisi di atas siku,stump bisa berukuran panjang,medium,pendek

BELOW ELBOW PROSTESIS
INDIKASI: Amputasi anggota gerak atas tubuh, pada posisi di Bawah siku,stump bisa berukuran panjang,medium,pendek

Hand Prostesis
Indikasi : amputasi pada tangan, biasanya buat kosmetik

FINGER PROSTESIS
INDIKASI : Amputasi pada jari-jari tangan

2. Protese Anggota gerak bawah
yaitu alat ganti anggota gerak tubuh bagian bawah. paha, betis atau telapak kaki. sering disebut kaki palsu.

contohnya:

1. Protese Atas Lutut
2. Protese Bawah lutut
3. Protese Telapak kaki

Sebuah prostesis yang digunakan untuk amputasi yang mungkin disebabkan oleh penyakit(DM)sehinnga di amputasi ,tumor,conginetal,dll

beberapa contoh protese Anggota gerak bawah (kaki palsu):

PTB Convesional dengan Tight corset dan Knee joint
Indikasi: Untuk Knee Joint yang tidak stabilitas,ada gerakan hiperekstensi yang berlebihan,penderita yang sudah terbiasa dengan prostese knee joint(kebiasaan)
kontra indikasi:
Bila knee joint bagus jangan dipakai,bila stup terjadi udema(pada penderita DM)
Kelebihan: Memberikan pencegahan rectufartum, memberikan tumpuan berat badan pada paha, menyestabilkan knee joint,faktor kepuasan.
Kelemahan:Dapat memperparah udema, cenderung atropi otot-otot paha,kebersihan harus dijaga dengan baik karena kulit mudah berbau, kosmetik kurang bagus, mechanical axis tidak bisa singkron dengan anatomi axis, pembuatan membutuhkan waktu yang lama.

PTB Strap
Indikasi: Amputasi bawah lutut transtibia cocok untuk PTB kecuali Ada Unstabilitas
Kontraindikasi: Sendi lutut tidak stabil, hanya sedikit area menumpu berat badan/stup pendek
Kelebihan : mempunyai Biomekanik yang baik
Kelemahan: Menyebabkan Atropi

PTB SC (supra condyler)
Indikasi: Pasien Butuh Banyak berlutut, pasien yang tidak tahan dengan memakai fermur corset
Kontraindikasi:Bila kita tidak membutuhkan control genu rectufartum, unstabilitas medio lateral yg tidak dapat dicontrol oleh socet
Kelebihan:mudah berlutut,mudah dilepas,kosmetik baik
Kelemahan: Tidak dapat mengontrol rektufartum,penyangga yang sedikit

PTB SP(Supra Patela)
Indikasi: Untuk stump yang pendek,Pasien yang tidak tahan dengan manset supra condyler cuff, untuk memberikan koreksi pada ekstensi sendi lutut, bila pasien memilih prostesis ini.
Kontraindikasi: Pasien yang gemuk, sendi lutut tidak stabilitas
kelebihan: Tanpa strep, Bisa mengontrol knee joint, tidak mengambat ateri poplitea
Kelemahan : Sulit memberikan modifikasi yang tepat, Kosmetik tidak bagus

SYME PROSTHESIS
Kegunaan :
Protese yang digunakan untuk amputasi pada pergelangan kaki / tepat pada maleolus

dan masih banyak lagi jenis2 prootese yang lain. bisa lihat disini atau disini

Ortotis Prostetis / Orthotist Prosthetist: seseorang yang berprofesi atau ahli dalam bidang ortotik prostetik. sering disingkat sebagai OP atau P&O
seorang OP atau P&O, berkeahlian untuk membuat orthose dan prostese tersebut. P&O telah dibekali ilmu formal perkuliahan, yaitu anatomy patologi, biomekanik, ortopedik klinik, maupun protetic ortotik. dengan bekal tersebut seorang OP mampu membuat protese maupun ortose sesuai dengan kebutuhan pasien, sehingga pasien mampu untuk beraktifitas kembali.
saya sebagai seorang OP, bersedia untuk membantu saudara saudara kita yang cacat sehingga mampu untuk pulih dan beraktifitas kembali. dan berusaha membantu penangganan kasus-kasus orthopedi yang terjadi di masyarakat. Seperti masalah muskulo skeletal (otot-tulang), cedera musculo skeletal, amputasi, kelainan-kelainan bawaan lahir, kelainan tumbuh kembang, dan juga kasus-kasus kecelakaan fisik seperti kecelakaan lalulintas, kecelakaan kerja, yang menyebabkan seseorang tersebut kehilangan kemampuan fungsionalnya, mengalami kelayuhan, kelumpuhan anggota geraknya, atau bahkan harus kehilangan anggota geraknya karena proses amputasi. Sehingga diperlukan penangganan yang bersifat rehabilitatif guna mengembalikan kemampuan fungsional seseorang tersebut semaksimal mungkin.

seorang OP bekerja sama dengan anggota tim rehabilitasi yang lain :
1. SpBo (Spesialis Bedah Orthopedi) & SpRm (Spesialis Rehabilitasi Medis)
2. Perawat Orthopedi
3. Psikolog
4. Psikiater
5. Fisioterapis
6. Okupasi Terapis

jika anda membutuhkan informasi lebih lanjut, silakan hubungi saya


→ Seputar Ortotik Prosthetik - pengenalan profesi - info kaki palsu dan alat bantu untuk kecacatan

April 21, 2009

Dislocation & Subluxation

Definition
Dislocation is Condition where bones that usually meet at a joint, have completely lost contact with each other at the joint surface and are displaced. The most often dislocated joint are the shoulder, patella-femoral and ankle. While Subluxation, is partial dislocation of one of the bones of a joint. According to nature cause subluxation may happen to any joint. It can be shoulder Subluxation, patellar Subluxation, vertebral Subluxation, atlantoaxial Subluxation, hip Subluxation, etc.

Causes
Many causes, such as: Congenital, Trauma, Chronic osteoarthritis,Occupational hazards, Muscular weakness,Incorrect weight lifting, Lack of rest, etc

Signs & Symptoms
Sudden pain in the joint, swelling of the joint, Deformity of the joint, the joint may not function or painful, Nerves and blood vessels that pass near the joint may be damaged.

Orthotic Treatment
The treatment will be depends on the location of Dislocation or Subluxation. The main principle is to realign the joint. Hip abduction orthoses and Hip stabilization orthoses are use to provides appropriate anatomical alignment to positions the head of the femur in the acetabulum allowing for the ligaments, bone, and surrounding musculature to heal.
For knee joint dislocation or subluxation, prescribe the Knee Orthosis, either free knee or lock knee, depend on severity of Subluxation. For Ankle dislocation or subluxation, Solid Ankle Foot Orthosis is used.
Shoulder Stabilizer aids in prevention of excessive extension and abduction of the shoulder. Elbow orthosis for the elbow joint dislocation or subluxation. Thumb Immobilizer Orthosis, For Spine, Soft Orthosis or hard orthosis can be options, depending on the level and severity, such as TLSO, CTLSO, Hard Collar, and Soft Collar.
Complications


If not treated, Upper Limb Joint dislocation or subluxation may lead to: Medial rotational contracture of shouler joint, Vaglus deformity of elbow, Swan neck deformity finger. While in lower limb: Shortening, Lengthening, Genu Recurvatum. It may also affect the spine, such as Kyphosis Scoliosis.
Orthotic Treatment post complication
If the complication happens, then, the treatment is not only on the dislocation or subluxation of joint, but also to treat the contracture and deformity which arises due to untreated problems.

→ Dislocation & Subluxation

Orthotic Treatment Management of Contracture

Definition
A contracture is a shortening of a muscle or tendon in the human body in response to stress exerted on that muscle or tendon. Contractures can occur at any joint of the body.

Causes:
Muscle imbalance, Immobilization of joint, Trauma, injury, disease, Nerve injury, stroke, damage to muscle, tendon, or ligament, burn, etc.

Sign & Symptoms:
Significant loss of motion, Pain, the joint can’t be move in its full Range of Motion.

Complication:
If not treated complication may lead to deformity, such as Pes Equinus, Dupuytren's deformity, Scoliosis, etc. Leg length discrepancy may also occur.

Orthotic treatment:
Orthotic treatment of severe contracture is usually post-operative treatment, to maintain to surgically corrected contractures. In mild to moderate contracture, sometime surgical intervention is not necessary. Orthotic treatment can be prescribed side by side with physiotherapy treatment. In some cases, serial static orthosis, static motion block or dynamic motion block orthosis can be prescribe to reduce the contracture. It is better to use long lever arm in the application of orthosis, to achieve better pressure distribution.

The objective of orthotic intervention should be follow, those are:


• to reduce or correct contracture
• to provide stability
• To stop movement in the direction of contracture, but allow the movement opposite to contracture
The contracture patient may need serial type of orthosis according to location of contracture. For lower limb: AFO, KO, KAFO, HKAFO etc. For upper limb: EWHO, EO, Wrist resting hand orthosis, etc.



→ Orthotic Treatment Management of Contracture
 

About Me

My Photo
Nur Rachmat
Nur Rachmat, B.Sc P&O, Prosthetist Orthotist, Professional pembuat Kaki Palsu, Tangan Palsu, Prosthesis Orthosis, dan ALat bantu orang Cacat, Alumni PIPOS (Pakistan Institute of Prosthetic & Orthotic Sciences. untuk pemesanan atau info Kaki palsu dan alat kesehatan yang lain.. hungi saya di nurrachmat@gmail.com atau 0856420-45678
View my complete profile

Followers